Asli atau Palsu?

Kain Kafan Turin
Kain Kafan Turin, Misteri Kain Kafan Yesus Kristus - Fakta Unik Sains

Kain Kafan Turin, Kain Kafan Yesus Kristus – Fakta Unik Sains

1024 726 Jesandy

Kain Kafan Turin, awal mula wajah Yesus Kristus dengan rambut panjang dan jenggot pertama kali dilukis para pelukis jaman dahulu. Dan kemudian diterapkan sampai sekarang secara seragam. Tetapi pernahkan Anda berfikir bagaimana bisa, pelukis di masa tersebut melukis rupa Yesus rambut gondrong dan jenggot? kenapa tidak rambut pendek atau tidak ada jenggot?

Bagaimana mereka dapat memastikan Wajah Yesus seperti itu? Apa karena masa Yesus hidup semua orang juga berperawakan seperti itu? Jawaban yang paling mendekati adalah karena mengambil ide dari Shroud of Turin atau Kain Kafan Turin.

The Shroud of Turin atau Kain Kafan Turin, Kain berukuran panjang hampir mencapai  4.4 dan lebar 1.1 meter. Dipercaya sebagai kain kafan yang dipakai membungkus jasad Yesus setelah mati dikayu salib. Dan kemungkinan adalah artifak/reliku religi yang paling diperdebatkan sepanjang sejarah oleh para ahli.

Sempat dibawa berbagai penguasa waktu itu, hilang dan kembali ditemukan kembali di tahun 1390. Kain ini diyakini dipakai oleh para pelukis untuk melukis wajah seorang tokoh dengan pengikut lebih dari 50% populasi dunia. Sama seperti kisah Lukisan Last Supper bukan Artifak namanya kalau memang tidak penuh kontroversi.

Tetapi pernahkan Anda berfikir bagaimana bisa ya para pelukis di masa tersebut melukis rupa Yesus dengan rambut gondrong dan jenggot? kenapa tidak rambut pendek atau tidak ada jenggot? Bagaimana mereka dapat memastikan Wajah Yesus ya seperti itu?

Para Ahli dengan pengetahuannya terus mencoba menganulir keaslian Shroud of Turin. Tetapi yang paling menarik, seiring perkembangan science & teknologi, ternyata sampai pada kesimpulan, bahwa Kain Kafan Turin ini adalah bukti otentik milik Sang Penebus. Intinya semakin maju Ilmu Pengetahun, Sains dan Tekhnologi, semakin menguatlah bukti-bukti mengarah keotentikan Kain Kafan Turin adalah milik Yesus Sang Juruselamat. Sebagai contoh: pada awal ditemukannya, penguasa lokal setempat menjatuhi hukuman berat bagi si penemu karena dianggap telah membawa kain palsu dengan melukis rupa Yesus di artifak tersebut.

Dan berikut sanggahan dari para ahli sains masa ke masa, yang ternyata opini mereka diputarbalikkan justru oleh perkembangan Science itu sendiri:

#1 Penemuan Negatif Foto.

Mungkin Anda tahu bagaimana proses untuk mencetak foto sebelum ditemukannya foto digital dan print. Setiap foto yang ingin dicetak memerlukan foto negatif agar gambar bisa diproduksi atau diprint sesuai yang diinginkan. Sebelum ditemukannya foto negatif, orang menilai Kain Kafan ini adalah kain kafan biasa, tidak terlihat jelas, seperti noda merah pada kain secara samar-samar. Tetapi lewat foto negatif ternyata terlihat suatu image wajah menyerupai Yesus secara keseluruhan. Mulai dari rambut, jenggot, wajah, seluruh badan, posisi tangan dan kaki, bekas luka, dsb

#2 Penemuan High-Resolution microprobe.

Sebelumnya Kain kafan ini dikatakan palsu karena bisa saja kain ini ditemukan di tempat yang beratus-ratus mil jauhnya dari Yerussalem – tempat Yesus mati. Tapi lewat penemuan high-resolution microprobe, dan pengamatan atas senyawa tanah yang ternyata sama dengan senyawa tanah di bebatuan sekitar tempat kubur Yesus di Yerusalem. Selain itu lewat investigasi STURP, para Ahli menyatakan terdapat 58 jenis tanaman, dan 45 diantaranya berasal dari area Area Yerussalem yang teridentifikasi di kain ini, termasuk tanaman dan rempah yang digunakan dalam tradisi Yahudi ketika membasuh jasad orang meninggal.

#3 VP8 Image

VP8 Image adalah komputer untuk menentukan tingkat brightness pada suatu media. Hasilnya seakan-akan seperti 3D  tapi pada dasarnya adalah titik area yang lebih dekat akan lebih lebih terang dan titik terjauh akan lebih gelap. Untuk lebih jelasnya lagi VP8 dikembangkan oleh NASA untuk mengambil foto bulan dari jauh, sehingga lewat hasilnya akan diketahui mana lembah atau ceruk, gunung atau dataran yang lebih tinggi. Seperti diketahui foto print di kertas atau media lainnya apabila diukur dengan VP8 image tidak akan akan berwana flat, karena memang tidak ada tinggi rendahnya, karena memang print atau kertas adalah datar.

Tapi tidak pada Kain Kafan Turin, ketika di VP8 Image yang dihasilkan adalah bentuk sesosok manusia serperti yang muncul pada film negatif. Seakan-akan gambar tersebut memilik tingkat tinggi atau rendah. Hal ini bisa terjadi apabila apabila gambar tersebut disirami sinar radiasi (seperti pada x-ray). Tetapi meskipun demikian tetap saja sulit untuk membuat bentuk persis seperti yang diinginkan seperti layaknya Kain ini membentuk rupa manusia. Penulis secara pribadi yakin kalau VP8 image tersebut timbul dari material energi pada saat Yesus bangkit. Suatu Energi – yang belum kita ketahui – yang berpendar dari tubuh Yesus, ketika Dia bangkit dan menang menembus kematian untuk Menyelamatkan umat manusia

Intinya semakin maju Ilmu Pengetahun, Sains dan Tekhnologi makin bermunculanlah bukti-bukti yang mengarah keotentikan Kain Kafan Turin adalah milik Yesus Tuhan Sang Juruselamat

#4 Microdensitometer

Densiometer yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengukur bekas noda atau bentuk apapun pada kain. Lewat analisa pada Kain Turin didapati teks atau tulisan, diantaranya: NNAZAPE(N)NUS yang berarti Nasaret tempat asal Yesus, IHSOY (Jesus), dan IC (Iesus Chrestus).

#5 Anatomi Forensic

Walaupun tidak diketahui pertama kali ditemukan oleh siapa, tapi forensik merupakan cabang ilmu yang terus menerus melakukan perkembangan seiring meningkatnya tingkat tekhnologi. Lewat anatomi forensik pada Kain Kafan diketahui 90% setiap bercak yang ditimbulkan adalah sama dengan setiap bekas luka yang diterima Yesus pada saat disiksa beberapa jam sebelum kematiannya. Termasuk didalamnya luka akibat mahkota duri pada kepala, luka tusukan lambung, luka akibat lubang paku baik di tangan maupun kaki, punggung bekas cambukan. Dan uniknya ciri-ciri bekas cambukan memiliki jenis yang sama yang dipakai tentara Romawi pada masa itu.

#7 Psychologycal Reaction.

Selain bukti fisik, lewat anatomi forensik ternyata juga dapat diketahui tanda-tanda psikis sebelum kematian (psychologycal reaction). Dan Ahli anatomi berpendapat, reaksi wajah dan tubuh yang tercermin dari Kain Kafan Turin sangat tenang, tidak ada pemberontakan, ketakutan, atau bahkan dendam.

Sangat tidak mungkin seseorang dari bekas-bekas siksaan dan luka yang sedemikian menakutkan tersebut tetap memiliki ketenangan yang luar biasa. Kecuali Dia, Yesus Kristus adalah Tuhan yang memiliki KASIH dan Keadilan, fokus akan tugasnya datang untuk mati, bangkit dan menebus dosa kita umat manusia.

 

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Jesandy

"Jesus Believer, Founder of beBright Event, CEO of SEOLangit.com, Digital Marketers, Brand Marketing Consultant, Game Reviewer, @zadewagaming contributors, Traveler, Movie Freaks, Pizza Lovers, SEO Specialist, Webmaster and Drupal Enthusiast"

All stories by: Jesandy
3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.